ZQSCORE.NEWS – Mario Aji telah mencetak sejarah baru bagi dunia balap Indonesia dengan finis di posisi kesembilan pada Moto2 Amerika Serikat 2025 yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), Austin, pada Minggu (30/2). Hasil ini menjadikannya sebagai pembalap Indonesia dengan poin terbanyak dalam sejarah Grand Prix, sebuah pencapaian yang patut dirayakan.
Memulai balapan dari posisi ke-12, Mario Aji, yang berusia 21 tahun, menunjukkan performa yang mengesankan di trek basah. Meskipun kondisi cuaca yang menantang, ia berhasil bersaing ketat dengan para pembalap di depannya. Dengan strategi yang cermat dan keterampilan balap yang mumpuni, Mario berhasil menyelesaikan balapan di posisi sembilan, hanya terpaut 33,466 detik dari Jake Dixon, yang keluar sebagai pemenang.
Finis di posisi sembilan bukan hanya sekadar hasil baik, tetapi juga merupakan pencapaian terbaik yang pernah diraih oleh pembalap Indonesia dalam sejarah Grand Prix. Sebelumnya, rekor ini dipegang oleh Mario Aji sendiri ketika ia finis di posisi 12 di Sirkuit COTA pada kelas Moto3 musim 2023. Dengan hasil ini, Mario berhasil meraih tujuh poin di Moto2 Amerika 2025, yang menjadikannya total delapan poin untuk musim ini.
Koleksi delapan poin tersebut menandai sejarah baru bagi Indonesia, menjadikannya sebagai pembalap Indonesia pertama yang sukses mencetak delapan poin di ajang Grand Prix.
“Mario Aji P9. Pembalap Indonesia kita meraih hasil terbaiknya di kelas menengah MotoGP,” tulis Honda Team Asia melalui akun Instagram mereka, merayakan pencapaian luar biasa ini.
Dengan pencapaian ini, Mario Aji menunjukkan bahwa ia memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan memperpanjang rekor Indonesia di ajang Grand Prix. Kariernya yang menjanjikan diharapkan dapat membawanya ke level yang lebih tinggi, termasuk kemungkinan untuk berlaga di MotoGP di masa depan.