ZQSCORE.NEWS – FC Copenhagen berhasil mencuri perhatian di ajang UEFA Conference League setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Dinamo Minks pada laga yang berlangsung di Sumqayit, Jumat (29/11) dini hari WIB. Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah bek naturalisasi Indonesia, Kevin Diks, yang sukses mencetak gol penentu lewat titik putih.
Laga ini berlangsung sengit sejak awal. Copenhagen membuka keunggulan melalui gol cantik dari Mohamed Elyounoussi pada menit awal. Gol ini lahir berkat kerja sama apik dengan Viktor Claesson, yang menunjukkan permainan kombinasi kelas dunia.
Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Dinamo Minks menyamakan kedudukan lewat gol cepat Raymond Adeola di menit ke-13, memanfaatkan kelengahan lini belakang Copenhagen.
Pada babak kedua, momen krusial datang ketika Copenhagen mendapat hadiah penalti setelah aksi Claesson memaksa pelanggaran di kotak terlarang. Kevin Diks yang ditunjuk sebagai eksekutor, melaksanakan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-56. Tendangan penalti Diks menjadi gol penentu kemenangan Copenhagen.
Pelatih Copenhagen, Jacob Neestrup, tak ragu melontarkan pujian untuk Kevin Diks usai laga. Menurutnya, Diks adalah salah satu eksekutor penalti terbaik yang dimiliki timnya.
“Saya sangat terkesan pada Kevin Diks. Kami memiliki penendang penalti yang dapat terus mengeksekusi dengan baik seperti yang telah dia lakukan dan seperti yang dilakukan Diogo [Goncalves] sebelumnya,” ujar Neestrup, dikutip dari Tips Bladet.
Selain memuji Diks, Neestrup juga memberikan apresiasi untuk gol pembuka yang dicetak Elyounoussi. Ia menyebut kombinasi Elyounoussi dan Claesson sebagai salah satu aspek kunci dari keberhasilan Copenhagen dalam mencetak gol.
Meski meraih kemenangan, Neestrup mengakui bahwa Dinamo Minks memberikan perlawanan yang sangat merepotkan. Tim asal Belarusia tersebut mampu bertahan dengan disiplin dan memaksa Copenhagen untuk terus bekerja keras sepanjang pertandingan.
“Itu adalah pertandingan di mana kamilah yang harus mengatur ritme permainan, dan kami berhasil melakukannya secara terus-menerus, tapi tidak selama 90 menit. Kami sedikit sering kehilangan ritme. Namun, kami sepenuhnya layak untuk menang,” ucap Neestrup.
Bagi Kevin Diks, keberhasilan mengeksekusi penalti ini menjadi bukti penting bahwa dirinya tidak hanya andal di lini belakang, tetapi juga mampu memberikan kontribusi besar di momen-momen penting. Bek berusia 28 tahun ini terus menunjukkan performa solid bersama FC Copenhagen, baik di kompetisi domestik maupun internasional.
Gol ini sekaligus menambah catatan positif Kevin Diks di level Eropa, memperkuat statusnya sebagai salah satu bek paling konsisten dalam skuad Copenhagen.
Kemenangan atas Dinamo Minks membawa FC Copenhagen semakin dekat dengan ambisi mereka untuk melaju ke babak berikutnya di UEFA Conference League. Dengan performa seperti ini, tim asuhan Jacob Neestrup optimistis bisa melangkah lebih jauh di kompetisi ini.
Kevin Diks, bersama rekan setimnya seperti Elyounoussi dan Claesson, diharapkan dapat terus menjadi pemain kunci dalam perjalanan Copenhagen di level Eropa.