ZQSCORE.NEWS – Perpindahan dari Ducati ke KTM menjadi tantangan besar bagi Enea Bastianini. Pembalap KTM Tech3 ini mengungkapkan kesulitan dalam mengendalikan KTM RC-16.
Setelah sekian lama mengendarai Desmosedici, tentunya Enea Bastianini harus pandai menyesuaikan diri dengan RC-16 milik KTM.
“Katakanlah kami masih kurang dalam mencari tahu apa yang harus dilakukan. Saya mencoba beberapa hal, tetapi dari sepuluh hal yang saya coba, hanya dua yang membantu saya. Jadi saya harus menemukan sesuatu yang lain agar bisa lebih cepat.” ucap Bastianini saat diwawancara oleh media setempat.
Proses adaptasi itu tentu tidak mudah dan langsung membuat Bastianini merasa kurang puas pada Tes Sepang. Dari banyak fitur yang ia coba, Bastianini masih belum puas dan tidak bisa mendapati kecepatan yang solid.
“Pada tugas terakhir dalam time attack, saya mencoba pengaturan yang sedikit berbeda untuk mencoba sesuatu yang berbeda dan ternyata lebih baik. Namun, saya mengalami masalah dengan throttle saat keluar dari tikungan keenam sehingga saya harus menutupnya. Saya melihat ada sedikit peningkatan, tetapi kami masih jauh,”
Meski tidak puas, tetapi Bastianini sendiri sadar bahwa motor sudah menunjukkan potensi yang cukup bagus. Ia hanya perlu memahami sejumlah data dan cara untuk bisa lebih baik di atas kuda besinya. Ia perlahan-lahan akan mencoba untuk tampil lebih gahar.