ZQSCORE.NEWS – Kesalahan fatal El Chadaille Bitshiabu membuat RB Leipzig kehilangan salah satu pemain belakang andalannya di laga melawan Augsburg pada spieltag ke-22 Bundesliga 2024-25, Sabtu (15/2/2025) dini hari WIB.
Lazimnya, seorang pemain tak masuk skuad karena dua alasan. Pertama, cedera atau dalam kondisi yang tidak prima. Kedua, terkena skor, baik karena akumulasi kartu kuning, kartu merah pada laga sebelumnya atau alasan lain. Namun, keduanya tak berlaku bagi Bitshiabu.
Bek berumur 19 tahun itu tak masuk skuad Leipzig gara-gara kelalaiannya sendiri. Dia telat tiba di titik kumpul dan otomatis tak dapat pula mengejar jadwal pesawat yang ditumpangi Die Roten Bullen ke Augsburg. Hal itu disampaikan pelatih Marco Rose jelang sepak mula.
“Chad melewatkan keberangkatan pada pagi ini, juga penerbangan. Jadi, pada akhirnya, dia tak bisa berada di skuad,” urai Marco Rose soal El Chadaille Bitshiabu dalam wawancara dengan DAZN seperti dikutip dari Sport1.
Sebagai pelatih, Marco Rose tentu saja kecewa oleh kelalaian El Chadaille Bitshiabu. Namun, dia tetap bijak. Dia tak mau menyikapi hal itu secara berlebihan dan tak akan menjatuhkan hukuman berat. Dia hanya ingin sang bek mengambil pelajaran dari kesalahan itu.
“Bitshiabu tak perlu takut akan mendapatkan hukuman berat. Dia akan kembali berlatih dan kami akan menerimanya. Saya yakin dia akan meminta maaf kepada rekan-rekannya. Saya tak akan memenggal kepalanya. Dia harus belajar dari hal itu,” kata Rose lagi.
Gara-gara Bitshiabu tak dapat bergabung dengan skuad, Rose kekurangan opsi di lini belakang. Pasalnya, kapten Willi Orban harus absen karena menjalani skors akibat kartu merah, sedangkan Benjamin Henrichs tak dapat tampil karena masih dibekap cedera.
Lawatan ke markas Augsburg pun berakhir mengecewakan bagi RB Leipzig. Tampil lebih dominan dan punya lebih banyak peluang, Die Roten Bullen harus puas dengan hasil imbang tanpa gol. Itu adalah hasil imbang ke-4 dalam 5 laga terakhir. Sisanya, menang atas FC St. Pauli.
Bitshiabu Telat, Leipzig Tanpa Bek Andalan
