Carlos Pena Ingatkan Pemain Persija untuk Jaga Emosi pada Laga Derby Melawan Persib

FOTO : PERSIJA

ZQSCORE.NEWS – Jelang pertandingan panas antara Persija Jakarta dan Persib Bandung di matchday ke-23 Liga 1 2024/2025, pelatih Persija, Carlos Pena, mengingatkan anak asuhnya untuk tetap menjaga emosi dan tidak mengulangi insiden kartu merah yang terjadi pada pertemuan pertama.
Pada leg pertama yang berlangsung di Bandung, Persija harus bermain dengan sepuluh orang setelah Firza Andika mendapat kartu merah akibat tindakannya yang menyikut Beckham Putra. Akibatnya, Persija harus menyerah 0-2 dalam laga yang penuh ketegangan tersebut.

Carlos Pena mengakui bahwa pertandingan melawan Persib selalu memiliki atmosfer yang sangat emosional, terlebih dengan intensitas persaingan yang ada di antara kedua tim.

“Besok akan jadi laga yang sangat emosional. Saya pikir yang paling penting adalah pemain bisa mengontrol emosi mereka di laga tersebut,” ungkap Pena kepada awak media.

Pelatih asal Spanyol ini menegaskan, jika ada pemain yang kembali mendapatkan kartu merah, maka itu akan sangat merugikan tim. Kartu merah pada laga pertama disebutkan oleh Pena sebagai faktor yang sangat sulit bagi Persija untuk kembali ke pertandingan.

Dalam sesi pers, Pena menambahkan bahwa pertandingan melawan Persib memang tidak akan pernah mudah. Namun, ia menegaskan bahwa pemain Persija harus bisa tetap fokus dan tidak terprovokasi oleh situasi yang mungkin terjadi di lapangan.

“Kontrol emosi itu sangat penting bagi kami. Jangan sampai perilaku kami di lapangan merugikan tim,” tegasnya.

Carlos Pena juga mengungkapkan bahwa pemilihan pemain untuk laga derby ini akan sangat bergantung pada kondisi dan kesiapan mental pemain.

“Besok saya akan putuskan siapa saja pemain yang akan saya pilih untuk pertandingan nanti,” ujar Pena.

Selain fokus pada timnya, Carlos Pena juga berharap agar wasit yang memimpin pertandingan bisa tampil dengan baik. Laga derby ini akan dipimpin oleh wasit asal Yogyakarta, Muhammad Tri Santoso.
Pena berharap sang wasit dapat memimpin jalannya pertandingan dengan adil dan bijaksana, serta menggunakan teknologi VAR (Video Assistant Referee) dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas pertandingan.

“Saya berharap performa wasit bisa baik dalam pertandingan nanti, dan semoga wasit dapat menggunakan VAR dengan baik demi meningkatkan performa tim,” kata Pena.

Lebih lanjut, Pena juga menegaskan bahwa ia ingin setelah pertandingan selesai, tidak ada pihak yang mengkritik kinerja wasit.

“Saya juga berharap setelah laga tidak ada satupun yang berkata mengenai wasit karena itu adalah sinyal bahwa dia melakukan tugasnya dengan baik,” ujar Pena.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts