Jerman U-17 wujudkan impian Kawinkan Gelar Piala Dunia U-17 dan Piala Eropa U-17

ZQSCORE.NEWS – Jerman U-17 akhirnya dapat mewujudkan impiannya dengan mengawinkan gelar juara Piala Eropa U-17 dengan Piala Dunia U-17 2023. Mereka keluar sebagai juara baru setelah menang adu penalti 4-3 usai pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2 di waktu normal.
Ini menjadi gelar Piala Dunia U-17 perdana bagi Die Mannschaft

Laga antara Jerman dan Prancis ini  berakhir dengan skor imbang dengan wakktu dua kali sembilan puluh menit hingga memaksakan laga berlanjut dengan babak adu penalti.

Awalnya Jerman unggul lebih dahulu setelah melesakkan dua gol.
Gol pertama  dicetak Paris Brunner hasil hadiah penalti di menit ke-29. Berawal dari pelanggaran yang terjadi di dalam kotak penalti Prancis.

Doc. LOC WCU17 BRY

Tendangan Noah Darvich diblok Kiper Prancis Paul Argney, bola rebound itu kemudian bergulir liar dan berusaha diambil oleh Bilal Yalcinkaya.

Saat posisi berebut itulah, sempat terjadi kontak antara Sadi Aymen dan Bilal Yalcinkaya. Sadi yang berusaha menyapu bola sempat mengenai kaki Yalcinkaya dan terjatuh. Pemeriksaan VAR pun dilakukan.

VAR akhirnya memutuskan Aymen melakukan pelanggaran hingga Jerman mendapatkan hadiah penalti menit 27. Brunner mengeksekusi penalti dengan baik di menit ke-29.

Doc. LOC WCU17 RKY

Paul Argney tertipu dengan gerakan Brunner. Bola ke sisi kanan, tetapi dia bergerak ke kiri. Pecah telur sudah gawangnya dari clean sheet.

Gol kedua Jerman berlanjut di babak kedua. Tepatnya pada menit ke-51 dari sang kapten Noah Darvich. Sontekannya sempat diblok kaki kanan Argney, tetapi bola tetap mengarah ke sisi dalam gawang Prancis.

Dua menit berselang, Prancis memperkecil kedudukan Saimon Bouabre. Sontekannya tak bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper Jerman sehingga skor berubah menjadi 2-1.

Gol Bouabre ini sempat di cek dengan VAR, dan Bouabre pun dinyatakan dalam posisi tidak offside. Golnya pun sah. Prancis mengejar.

Menit ke-85, Mathis Amougou membuat seisi Stadion Manahan bergemuruh. Sontekannya ke gawang setelah menerima umpan dari Tidiam Gomis dari sisi kanan membuat kedudukan imbang 2-2. Heider Konstantine yang sudah terlanjur bergerak ke sisi kiri pun tidak mampu menahannya.

Doc. LOC WCU17 NFL

Wasit sempat memberikan perpanjangan waktu sepuluh menit. Namun, tak ada gol yang tercipta dan laga langsung dilanjutkan ke babak adu penalti.

Pada adu penalti, Argney hanya mampu menahan dua tendangan dari Erick Moreira De Silva dan Paris Brunner. Dari enam penendang, dan pemain cadangan Kabar Almugera lah yang menjadi penentu kemenangan Jerman.

Sebaliknya, Heide yang mampu menahan tendangan penandang kelima Prancis, Tidiam Gomis pun membuat mereka tidak bisa menambah skor pinalti lagi. Jerman pun menang 6-5 (4-3).

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts